Apa sich yang ada di otak lo kalo denger kalimat "ANAK KOST"? kalo
gue pribadi sich, gue langsung ngebayangin "nich anak pasti wajahnya mirip mie instan, kalo gak, pasti mirip bakwan, hahaha. . " :D
itulah suratan takdir yang harus diterima oleh para kostisme
(sebutan untuk anak kost) dimana pun lo berada, yang identik dengan makanan yang bentuknya kriting dan berwarna
kuning yang dibandrol sekitar Rp 1500,- sampai Rp 2000,- versi standar, dan Rp 5000,- an yang Full Aplikasi, seperti wireless, kamera 12 MP, pakek TV, dan gratis internetan selama 3 bulan (nich hp atau mie ya? (lo sich bego', mau aja dibuat gak nyambung ma gue, hahahahahaha :D).
Emmmm. . . Gue sebagai mahasiswa dan sekaligus kostisme yang sangat menjunjung tinggi norma-norma keefisienan juga turut berduka citalah atas pola pikir masyarakat terhadap bangsa kita, yaaa. . . walaupun kenyataannya mereka memang bener-bener memiliki landasan yang kuat dan terbukti secara klinik atas opini tersebut (Kasian banget ya nasib anak kost, hahahahaha :D)
Emmmm. . . Gue sebagai mahasiswa dan sekaligus kostisme yang sangat menjunjung tinggi norma-norma keefisienan juga turut berduka citalah atas pola pikir masyarakat terhadap bangsa kita, yaaa. . . walaupun kenyataannya mereka memang bener-bener memiliki landasan yang kuat dan terbukti secara klinik atas opini tersebut (Kasian banget ya nasib anak kost, hahahahaha :D)
Ngomong-ngomong soal anak kost, disini
gue akan menjelaskan secara umum tentang karakteristik anak kost yang ditinjau dari food mix (bauran
makanan) yang biasa dikonsumsi setiap harinya oleh para kostisme diseluruh Indonesia Menurut (Robien, 2012) dan studi kasus di Kota Bengkulu (kayak skripsi aja ya, hahaha :D) :
2.
Siang hari, cari warung nasi yang super murah, paling murah, dan amat sangat muraaaahhhhhhhh, dan jengkel
ketika tahu harga nasi bungkus diwarung tersebut ternyata lebih besar dibandingkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) saat
ini, lalu mengeluarkan sumpah serapah didepan warung tersebut "Sampai tamat kuliah, gue gak akan makan disini lagi ! !"
3. Nahhh. . . dipoint terakhir ini adalah point yang paling terseram, lebih seram dari film Warkop DKI (lo kok Warkop DKI seram sich? perasaan gak ada judul di film warkop DKI yang seri "HANTU DONO KESURUPAN KUNTILANAK JULIA PERES" atau "POCONG KASINO NAIK ELANG, Terbaaaaaaaanggggggggg", hahahaha :D walaupun mereka berdua uda meninggal, tapi perasaan gak ada tu film Warkop DKI yang seri gituan, Bego' banget sich gue, hahahahaha :D)
oke. . . balik lagi dipoint yang terakhir, ternyata berdasarkan hasil pengamatan gue, pada malam hari itu biasanya sebagian besar anak kost umumnya banyak dinner diwarung gorengan dan cuma makan 3 gorengan doank lo :D (kira-kira kalo dinominalin sekitar $ 1/4 atau sekitar Rp 2500,- (Efisien berbasis kere nich anak, hahahaha :D) tapi keraknya dibanyak’in (biar kenyang kali yah :D)
oke. . . balik lagi dipoint yang terakhir, ternyata berdasarkan hasil pengamatan gue, pada malam hari itu biasanya sebagian besar anak kost umumnya banyak dinner diwarung gorengan dan cuma makan 3 gorengan doank lo :D (kira-kira kalo dinominalin sekitar $ 1/4 atau sekitar Rp 2500,- (Efisien berbasis kere nich anak, hahahaha :D) tapi keraknya dibanyak’in (biar kenyang kali yah :D)
dan disini gue juga akan menampilkan photo-photo korban akibat dari keganasan mie instan yang dikonsumsi secara teratur setiap harinya :
![]() | |||||
| Albani bin Alhabsy "KORBAN" "Dinyatakan STRESS oleh Dokter, karena OVERDOSIS MIE INSTAN sejak 2 tahun yang lalu, hahahahahahaha" |
![]() |
| Ibenk "PECANDU MIE INSTAN" "Lidah memang gak bisa bohong ya gan, hahahahahaha :D" |
Dan akhirnya, gue turut berbela sungkawa atas mereka yang menjadi korban, yang ternyata dapat menambah kadar kejelekan pada wajah saudara-saudara kita diatas :D

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar